Aplikasi Patroli Satpam: Cara Kerja, Fitur Wajib, dan Cara Memilihnya
Aplikasi patroli satpam mencatat setiap titik yang diperiksa lewat QR code, NFC, atau GPS. Pelajari cara kerjanya, fitur wajib, dan cara memilihnya untuk BUJP.
7 menit baca
Satpam memindai checkpoint QR code atau NFC di setiap titik patroli. Jam dan lokasi GPS tercatat otomatis, scan dari luar radius checkpoint ditolak, dan ronde yang terlewat atau tidak lengkap ditandai sendiri oleh sistem.
Patroli shift malam
Gedung Graha Niaga
3 dari 5 checkpoint diperiksa
Scan checkpoint
Tanda tangan di buku patroli bisa diisi kapan saja. Saat ada kehilangan, BUJP tidak punya bukti kuat bahwa titik tersebut benar-benar sudah diperiksa.
Checkpoint yang terlewat pukul 02.00 baru diketahui saat rekap mingguan, atau lebih buruk lagi, saat klien menyampaikan komplain.
Danru harus mengumpulkan buku patroli dan foto dari grup WhatsApp setiap akhir shift, lalu menyusunnya menjadi laporan untuk klien.
Daftarkan checkpoint di setiap lokasi klien, cetak stiker QR code dari dashboard atau siapkan tag NFC, lalu pasang di titik tersebut.
Susun rute dari checkpoint, lalu jadwalkan ronde beserta jendela waktunya, misalnya setiap dua jam pada shift malam.
Aplikasi mencatat jam, lokasi GPS, dan identitas satpam. Foto bisa ditambahkan saat scan, dan temuan di lapangan dilaporkan dengan foto.
Supervisor memantau ronde yang berjalan dari dashboard dan bisa menerima notifikasi saat ronde terlewat. Riwayat patroli tersimpan per lokasi untuk ditunjukkan ke klien.
Pakai QR code yang cukup dicetak untuk titik di dalam gedung, atau NFC untuk titik rawan yang harus benar-benar didatangi. Keduanya bisa dikombinasikan.
Scan hanya diterima jika HP berada dalam radius checkpoint, dan lokasi dari aplikasi Fake GPS ditolak. Setiap checkpoint hanya dihitung sekali dalam satu ronde.
Ronde yang tidak selesai dalam jendela waktunya ditandai terlewat atau tidak lengkap. BUJP bisa menyalakan notifikasi otomatis ke supervisor lokasi, juga untuk ronde yang belum dimulai.
Satpam menerima pengingat 10 menit sebelum ronde dimulai. Selama ronde berjalan, jumlah checkpoint yang sudah diperiksa tampil di notifikasi HP sampai ronde selesai.
Pintu tidak terkunci, lampu mati, atau orang mencurigakan dilaporkan dengan template laporan temuan patroli, lengkap dengan foto, jam, dan lokasi.
Satpam yang menghadapi keadaan darurat saat patroli menahan tombol SOS selama 3 detik. Lokasi GPS terkirim, dan alarm berbunyi di HP supervisor serta rekan yang bertugas di lokasi itu.
Bagi BUJP, patroli bukan hanya soal keamanan lokasi, tetapi juga soal kepercayaan klien. Klien ingin tahu apakah titik rawan di lokasinya benar-benar diperiksa, terutama setelah terjadi kehilangan atau insiden.
Di SatpamPro, setiap ronde dan scan checkpoint tersimpan per lokasi klien, lengkap dengan jam dan lokasi GPS. Saat klien meminta bukti, riwayat patroli di lokasinya bisa ditunjukkan langsung dari dashboard, tanpa menyusun rekap manual dari buku patroli. Portal klien, tempat klien bisa melihat sendiri laporan lokasinya, segera hadir.
Tidak perlu membeli alat guard tour. Aplikasi SatpamPro berjalan di HP Android. Yang perlu disiapkan:
| Aspek | Cara manual | Dengan SatpamPro |
|---|---|---|
| Bukti patroli | Tanda tangan di buku, bisa diisi belakangan | Scan checkpoint dengan jam dan lokasi GPS |
| Titik terlewat | Ketahuan saat rekap atau saat klien komplain | Ronde ditandai terlewat dan supervisor bisa langsung diberi tahu |
| Temuan di lapangan | Dicatat di buku, foto dikirim terpisah ke grup | Laporan temuan berfoto dari aplikasi |
| Laporan ke klien | Direkap manual oleh Danru | Riwayat patroli per lokasi siap ditunjukkan |
| Patroli titipan | Tanda tangan bisa diisi orang lain | Scan dari luar radius atau dengan Fake GPS ditolak |
Tidak. Satpam cukup memakai HP Android, dan setiap titik patroli diberi stiker QR code atau tag NFC. Data patroli langsung terkirim ke dashboard tanpa perlu mengunduh data dari alat.
Setiap scan memeriksa lokasi GPS HP: scan dari luar radius checkpoint atau dengan aplikasi Fake GPS ditolak. Untuk titik yang paling rawan, pakai tag NFC yang mengharuskan HP ditempelkan langsung ke tag di lokasi.
Tidak. Anda bisa memakai QR code yang cukup dicetak dan ditempel, tag NFC untuk titik yang paling rawan, atau kombinasi keduanya. Untuk NFC, HP satpam harus mendukung fitur NFC.
Saat ini scan checkpoint membutuhkan koneksi internet, jadi pastikan titik patroli terjangkau sinyal seluler atau Wi-Fi. Mode offline, yang menyimpan hasil scan di HP lalu mengirimnya saat kembali online, sedang kami kembangkan.
Bisa. Setiap lokasi klien punya titik patroli, rute, dan jadwal sendiri, mengikuti zona waktu lokasinya, lalu semuanya dipantau dari satu dashboard.
Bisa. Riwayat patroli tersimpan per lokasi, dan klien yang diberi akun Portal Klien membuka sendiri ronde dan checkpoint di lokasinya, tanpa posisi GPS satpam. BUJP juga tetap bisa menunjukkannya dari dashboard.
Tongkat patroli menyimpan data di alat dan baru bisa dilihat setelah diunduh di akhir shift. Aplikasi patroli memakai HP satpam, sehingga data langsung terkirim dan ronde yang terlewat bisa diketahui saat itu juga.
SatpamPro mencatat absensi, patroli checkpoint, dan laporan harian personel Anda secara langsung dari HP mereka. Lihat cara kerjanya lewat demo singkat bersama kami.
Aplikasi patroli satpam mencatat setiap titik yang diperiksa lewat QR code, NFC, atau GPS. Pelajari cara kerjanya, fitur wajib, dan cara memilihnya untuk BUJP.
7 menit baca